‘Kecoa’ My Greatest enemy…

Seandainya aku bisa pilih binatang yang harus dihilangin dari antara semua binatang, aku pilih kecoaa!!!… terdengar sadis yah..😀

Dari dulu saya memang tidak suka dengan serangga yang satu ini. Lebih tepatnya jijik. Dari baunya saja saya sudah bisa mendeteksi keberadaannya. Paling sebel kalau sudah terbang-terbang, karena menjadi sangat tidak terkendali, seringkali mereka hinggap di badan kita dan membuat kita risih dan jijik,hal ini biasanya membuat orang lari terbirit-birit agar menjauh dari serangan kecoa tersebut.

Terlepas dari ini fobia atau bukan, saya memang sangat-sangat anti kecoa. Kalau dibilang geli pada kecoa, sebenarnya bukan hanya sekedar geli atau jijik, tetapi takut. Saya tidak bisa berada satu ruangan dengan seekor kecoa. Percaya atau tidak, kalau melihat kecoa, saya langsung resah, gelisah, jantung berdebar, gemetar, buluk kuduk merinding, berkeringat dingin dan susah berkonsentrasi… (hahhaha..lebay :D).

Dulu, setakut-takutnya saya sama kecoa, saya tidak pernah membunuh mahluk tersebut loh..Bukan saya tidak tega untuk tidak membunuhnya tapi saya tidak punya kesempetan dan keberanian untuk membunuh simahluk aneh itu karena saya sudah keburu mengambil langkah seribu dan teriak-teriak minta tolong orang untuk geplak tuh kecoa.. hehehhe..

Sekarang??? saya merasa ketakutan saya pada kecoa ini sudah sedikit berkurang dibanding dulu. Karena apa? Sekarang, saya sudah berani menyemprot sendiri seekor kecoa dengan racun serangga, menyiriram dengan air supaya badannya terbalik atau bahkan mengambil sapu untuk memukulnya…horaayyy (kok bangga yah.. 0(~__^)0 ).

Kalo diinget2 lagi, kenapa ya saya bisa sebegitu takutnya ama yang namanya KECOA????saya coba list beberapa alasannya yah..

  • Kotor, Geli dan jorok..(bayangkan hidupnya ditempat-tempat pembuangan sampah,toilet,got,atap rumah dan tempat-tempat kotor lainnya) wal hasil pasti kecoa tersebut menularkan banyak bibit penyakitkan..
  • Larinya cepat dan Gak Punya arah tujuan, Gerakan serta arah jalan dan terbang kecoak tidak dapat diduga. Kecoa bisa dengan cepat dari sudut yang satu tiba-tiba mampir ke badan kita. Apalagi klo kecoa tersebut terbang…huaaaaaaaaa.
  • Warnanya gelap dan menjijikan… Akan saya pertimbangan jika warna kecoa tersebut pink atau ungu salem, mungkin saya ga tega buat takut sama kecoa ini..
  • Tahan Banting,..Perlu extra tenaga dan strategi untuk membunuh mahluk ini. Faktanya, kecoa memiliki pelindung yang kuat di punggungnya yang membuat ia tidak mudah mati dipukul, bahkan katanya kecoa yang tinggal diperkotaan nyaris tidak punya musuh, kecuali manusia seperti saya  yang mati-matian berusaha untuk membunuh kecoa itu.
  • Kaki tajem,rabut-rabut halus dan Dua Antena yang menyumbul dan bergerak-gerak.. Ini dia nih, bagian yang paling bikin geli dan jijik..hiiiiii. dua antena yang terdapat di kepala kecoa..haduuuhhh bikin stress saya..

Fakta Unik dan Menarik tentang Kecoa….

Kecoa, binatang yang dianggap sebagai pengganggu, ternyata memiliki banyak keunggulan, yang membuatnya tetap eksis sejak 300 juta tahun lalu. Terutama sistem senso-motorik kecoa menarik perhatian para ahli. Selain itu kemampuan adaptasi kecoa, dalam lingkungan paling ekstrim amat mengagumkan. Ternyata serangga besar ini hidup di muka Bumi sejak 300 juta tahun lalu lebih tua dari Dinosaurus.

Ketika keluarga reptil raksasa Dinosaurus musnah sekitar 65 juta tahun lalu, keluarga kecoa terus bertahan hidup, sampai sekarang. Bahkan Para ahli biologi memperkirakan, jika terjadi bencana atom di muka Bumi, salah satu makhluk hidup yang akan tetap eksis adalah kecoa.

Masih pengen kenal lagi dengan lebih dekat lagi dengan kecoa ini??!! berikut saya lampiran seluk beluk tentang kecoa..

1. Kecoa pada umumnya jarang terbang

karena jika terbang, tubuh mereka akan panas namun ada sebagian kecoa yang gemar sekali terbang yang biasanya hidup di Amerika Tengah dan Selatan.

2. Kecoa penyebab global warming

Studi menunjukkan bahwa kecoa kentut rata2 tiap 15 menit. Bahkan setelah mati, mereka akan tetap melepaskan metana hingga 18 jam. Dalam skala global, gas dalam perut serangga diperkirakan menyumbang 20% dari semua emisi metana. Fakta ini menempatkan kecoa sebagai salah satu kontributor terbesar global warming. Kontributor besar lainnya adalah rayap dan sapi.

3. Akan Mati Jika telentang
Kecoa bisa mati karena tidak dapat membetulkan posisinya setelah jatuh. Tanpa kemampuan untuk mengontrol ototnya, kecoa bisa mati dalam keadaan telentang.

4. Tidak berkepala
Kecoa tidak membutuhkan kepala untuk dapat bertahan hidup. Sebagai pembanding, fungsi kepala bagi manusia:
* bernapas melalui hidung dan mulut, dan pernapasan dikontrol oleh otak;
* kehilangan kepala menyebabkan kehilangan darah secara drastis; dan
* kita makan melalui mulut.

Namun bagi kecoa:
* mereka bernapas melalui ventilator di seluruh tubuhnya dan otak tidak mengontrol fungsi ini;
* serangga tidak memiliki tekanan darah seperti pada mamalia dan tidak akan ‘bleed out’; dan
* sebagai seekor hewan berdarah dingin, makanan yang sedikit dapat bertahan sebulan penuh. Kecoa tanpa kepala dapat bertahan hidup cukup lama bahkan sampai 9 hari.

5. Kecoa bisa menyebabkan asma
Alergi kecoa pertama kali dilaporkan sekitar 50 tahun yg lalu, dan sangat berbahaya. Alergen kecoa adalah kotorannya dan serpihan2 dari bangkai kecoa yang menjadi debu dan masuk ke dalam tabung bronchial. Kepekaan terhadap debu ini memicu reaksi alergi bronkial yang dikenal sebagai asma.

6. Pertumbuhan yang super cepat
Sang betina dapat memproduksi 6-8 tempat telur selama 6 bulan hidupnya, yang membuat 180-320 kecoa baru. Jika hanya 10 anaknya menjadi betina subur (dan itu merupakan perkiraan kecilnya – jumlahnya bisa lebih dari 100), ada ribuan ekor kecoa dalam beberapa bulan saja.

7. Mereka adalah pelari yang sangat cepat!
Penelitian menunjukkan bahwa kecepatan kecoa Amerika tercepat tercatat mendekati 2 mil per jam (75 cm per detik). Untuk ukuran tubuh segitu, itu udah tergolong sangat cepat.

8. Kecoa dapat bertahan walapun di bom dengan bom atom
Ada pembicaraan yang menyatakan kecoa merupakan satu2nya yang dapat bertahan hidup dalam serangan bom nuklir. Belum terbukti secara ilmiah, namun ada beberapa bukti logisnya. Sel-sel hidup sensitif pada radiasi terutama ketika mereka sedang membelah (itulah efektivitas dari radiasi pada sel kanker). Sel-sel kecoa membelah hanya pada saat siklus molting, sekitar sekali seminggu. Maka mereka bersifat sensitif pada radiasi hanya sekitar 48 jam, atau 1/4 minggu. Manusia memiliki darah dan immine stem-cell yang membelah secara konstan. Dengan radiasi bom nuklir, semua manusia akan mati, namun hanya 1/4 dari kecoa yang akan bertahan hidup. Yang menarik, Mythbusters melakukan tes dan ternyata kecoa dapat hidup pada intensitas radiasi 10x yang dibutuhkan untuk membunuh manusia.

Dan yang terakhir
9. “Seekor kecoa mampu bertahan hidup tanpa makanan selama 9 hari, sebelum kecoa tersebut ,mati kelaparan”.

Saya percaya Allah SWT menciptakan suatu makhluk dengan tujuan dan maksud tertentu. Setiap makhluk yang diciptakan pasti ada gunanya. Dan ternyata hewan yang bagi kebanyakan orang dianggap menjijikkan ini banyak juga manfaatnya. Berikut adalah beberapa manfaat dari kecoak :

  1. Kecoak merupakan bagian dari rantai makanan
  2. Kecoa memiliki sifat antibiotik yang kuat. Kecoa sering hidup dalam lingkungan yang tidak sehat dan tidak higienis, dimana mereka menghadapi berbagai jenis bakteri. Oleh karena itu mereka mengembangkan pertahanan untuk melindungi diri terhadap mikroorganisme
  3. Umumnya, kecoa dijadikan bahan tes ketepatan dosis obat anti serangga
  4. Kecoa dipakai sebagai pendeteksi bom. Hal ini karena kecoa memiliki susunan syaraf yang lebih kompleks dan kemampuan memori yang tinggi
  5. Para ilmuwan di india yg sedang mengembangkan teknologi jantung buatan menggunakan jantung kecoak sebagai model, sebuah prototype yg dihasilkan mampu memberikan sebuah jantung buatan yang lebih murah dan lebih bisa diandalkan untuk dicangkok dibanding dengan jantung buatan yang sekarang ada. Kunci utama jantung buatan tersebut berkaitan dengan sistem pernafasan kecoak yang sangat unik. Kecoak memiliki 13 bilik pemompa darah, sedang manusia hanya memiliki 4. Jantung kecoak yang memiliki 13 bilik membuatnya mampu untuk tetap bertahan meskipun salah satunya mengalami kegagalan
  6. Kecoak ternyata mengandung protein tinggi. Cara memasaknya, cabut dulu semua kaki dan sayapnya. Potong bagian kepala, dan buat irisan di tengah badan. Lalu siap dimasak. aDA YANG BERMINAT???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s